9 Butir Sikap Kaukus Parlemen Kutuk Israel


9 Butir Sikap Kaukus Parlemen Kutuk Israel

Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina, juga turut bersuara keras atas tindakan biadab Israel. Kecaman itu disampaikan dalam Rapat Paripurna, Selasa 1 Juni 2010.

Koordinator Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina, Al Muzzamil Yusuf, membacakan 9 butir sikap resmi kaukus tersebut sebagai berikut:

1. Mengutuk keras tindakan Israel sebagai pelanggaran HAM dan kejahatan internasional.

2. Menuntut penyelidikan tuntas atas insiden tersebut melalui jalur politik di forum PBB, OKI, ASEAN, dan berbagai upaya diplomatik lainnya.

3. Meminta pimpinan DPR melalui International Parliamentary Union (IPU) untuk mendesak pembekuan keanggotaan Israel, dan menolak delegasi Israel di IPU dan berbagai forum politik internasional.

4. Mendesak PBB mengeluarkan resolusi dan tindakan atas pelanggaran Israel terhadap misi kemanusiaan.

5. Menuntut pemerintah Amerika Serikat untuk memberikan sanksi militer dan ekonomi terhadap Israel, sebagai wujud dan bukti dari pidato Obama yang menjunjung tinggi HAM dan kemanusiaan universal.

6. Mengimbau kepada lembaga negara Eropa untuk memberikan sanksi tegas kepada Israel, baik sanksi ekonomi maupun militer.

7. Mengimbau kepada seluruh pemerintah, parlemen, dan masyarakat dunia, untuk bersatu membantu bangsa Palestina dalam krisis kemanusiaan, serta untuk bersikap tegas terhadap kejahatan Israel.

8. Mengimbau kepada negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, untuk menarik duta besarnya dari Israel sebagaimana yang telah dilakukan oleh Turki.

9. Mengimbau kepada pemerintah Mesir untuk membuka perbatasan Rafah bagi kemanusiaan.

Muzzamil menjelaskan, 9 butir tuntutan Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina itu telah ditandatangani oleh sejumlah anggota DPR sebagai pernyataan dukungan. “Sampai sekarang, tanda tangan dukungan masih terus bertambah. Bila sudah lengkap, akan segera kami sampaikan kepada pimpinan DPR,” ujar Muzzamil.

Sebelumnya, pimpinan Rapat Paripurna DPR, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, juga membuka sidang paripurna dengan pernyataan keprihatinan atas tragedi misi kemanusiaan Palestina. “Lewat mimbar ini, kita mengecam keras tindakan tak berperikemanusiaan Israel,” kata Priyo dari meja pimpinan sidang.

Fraksi Gerindra, melalui anggota Rachel Maryam, bahkan menyerahkan buket bunga putih kepada pimpinan sidang, sebagai bentuk keprihatinan Gerindra atas kejahatan yang dilakukan oleh Israel. Serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara di perairan Gaza yang mengangkut 50 relawan kemanusiaan, mengakibatkan 16 orang tewas dan satu orang warga negara Indonesia terluka.
(By Arfi Bambani Amri, Anggi Kusumadewi – Vivanews)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s